71th Kemerdekaan RI Ala KQC

Sejumlah santri Kampoeng Quran Cendekia (KQC)merayakan HUT kemerdekaan RI yang ke-71 di kampus mereka, Rabu (17/8/2016). Sejumlah perlombaan mereka selenggarakan seusai melaksanakan upacara.

Berbagai perlombaan unik seperti Mysteri of Dark, Valak Afrika, Mengejar Impian, dan Pikaambekeun mereka ikuti penuh suka cita. Perlombaan-perlombaan lainnya pun tak luput mereka ikuti seperti lomba membawa kelereng, makan kerupuk, dan memasukkan paku ke dalam botol. Sementara, satu perlombaan yaitu tarik tambang, gagal mereka selenggarakan karena waktu yang terlalu mepet dengan adzan Maghrib.

Sejumlah santri mengaku senang dengan diadakannya berbagai perlombaan pada perayaan HUT RI yang ke-71 ini. Meski jauh dari kampung halamannya masing-masing, mereka tetap dapat bergembira bersama kawan-kawan sesama santri.

Seorang santri asal Sukabumi, Muhammad Sofhan, mengungkapkan rasa senangnya. “Senang sekali meski nggak merayakan bareng keluarga. Perlombaannya seru,” ungkap dia.

Kegiatan perayaan kemerdekaan ini berlangsung sehari penuh dari pagi hingga menjelang shalat Maghrib. Pada waktu shalat, mereka menghentikan sejenak segala aktivitas.

Gelak tawa penuh keceriaan mewarnai perlombaan-perlombaan unik itu. Sejumlah peserta Mysteri of Dark wajahnya berlumuran coklat saat mengambil permen dalam wadah yang dilumuri cairan berwarna coklat. Mereka diharuskan mengambil permen yang tersembunyi dengan menggunakan mulut.

Perayaan kemerdekaan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Pesantren Tahfidz Kampoeng Quran Cendekia untuk menanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Selain itu, juga sebagai wahana untuk menghilangkan penat para santri.

“Alhamdulillah, kami bisa menyelenggarakan kegiatan peringatan HUT RI ini meski secara sederhana,” ungkap Abah Rian Angkasa Pinem, Kepala Bidang Keasramaan KQC.

Perayaan kemerdekaan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang telah dirancang oleh pengurus KQC selama satu tahun ajaran (2016/2017) sebagai wahana pembelajaran buat para santri. Wilujeng milad, Indonesiaku!** – eddi kobben –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *